Cerita Wanita Yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Cerita Wanita Yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Cerita Wanita Yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga – Menjadi ibu pekerja bagi biasanya perempuan merupakan pilihan yang sulit. Sulit meninggalkan anak menjadi keliru satu alasan mengapa ibu sulit menentukan pada di tempat tinggal atau di kantor.

Cerita Wanita Yang Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Namun, bagi sebagian ibu yang lain bekerja bukanlah pilihan, tetapi sebuah keharusan. Tidak tersedia alasan bagi mereka untuk selalu tinggal di tempat tinggal dan memelihara anak-anaknya seharian penuh.

Sopiyah (45) keliru satunya, baginya bekerja adalah keharusan. Anak-anaknya sebetulnya sudah dewasa, tetapi tetap belum bisa mandiri secara keuangan. Sopiyah tidak bisa mengandalkan anak-anaknya untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Dirinya kudu selalu melacak duwit supaya kebutuhannya terpenuhi.

Kalau saya gak kerja, gimana saya makan. Anak saya satu sudah menikah, tetapi membuat kebutuhan dia saja tetap minta. Anak yang ke-2 juga sama, gajinya tetap kecil. Saya gak bisa repotin mereka” memahami Sopiyah.

Beda cerita bersama Sopiyah yang bekerja di sebuah konveksi kecil di wilayah Periuk, Kota Tangerang. Rika (24) terpaksa bekerja gara-gara sang suami pergi entah kemana. Rika menentukan menjadi penyanyi di kafe untuk mencukupi kebutuhan dirinya dan anak semata wayangnya.

Rika mengaku pilihannya itu sempat ditentang keluarganya. Namun Rika tak bisa berbuat banyak, suaminya pergi tanpa kabar. Padahal waktu itu Rika benar-benar tergantung pada suaminya. Rika juga bukannya tidak berusaha melacak pekerjaan lain. Namun, panggilan kerja tak juga singgah walau dirinya konsisten melamar ke beraneka tempat. Ia juga tak bisa terus-terusan meminta bantuan orang tua dan saudaranya yang lain.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *