Hadapi Sidang Sengketa Pileg Demokrat Siapkan Tim Hukum Internal

Hadapi Sidang Sengketa Pileg Demokrat Siapkan Tim Hukum Internal

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan tim hukum internal untuk hadapi sidang sengketa Pileg 2019 yang berlangsung pada tanggal 9 Juli nanti di Mahkamah Konstitusi (MK). “Secara kesiapan, partai Demokrat itu kita bentuk tim hukum internal,” ujar Hinca selagi di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2019).

Hadapi Sidang Sengketa Pileg Demokrat Siapkan Tim Hukum Internal

Anggota Komisi III DPR RI itu menerangkan, tim kuasa hukum internal tersebut telah bekerja sejak tiga hari pasca putusan KPU, yang di mulai Rabu (3/7/2019) kemarin. “Sekarang telah terlampau lengkap apalagi telah didaftarkan, bukti-bukti juga telah dimasukkan dan terasa tanggal 9 [Juli], juga bakal sidang dan Demokrat telah siap untuk sidang,” terangnya. Hari ini pas pukul 14.00 WIB, kata dia, Demokrat bakal melakukan rapat terakhir. Dirinya mengatakan, pihaknya telah menghimpun seluruh tim hukum untuk menanggulangi perkara Pileg 2019 tersebut.

“Baik untuk yang sengketa level DPR RI pusat, provinsi maupun kabupaten atau kota. Jadi kita telah siap untuk pileg di MK, mudah-mudahan hasilnya baik,” tuturnya. MK bakal menggelar persidangan untuk sengketa Pileg 2019. Adapun sengketa yang dihadapi perihal penentuan Taruhan Bola calon anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Kepala Bagian Humas dan Hubungan Dalam Negeri MK Fajar Laksono mengatakan, MK telah menentukan tiga Panel Majelis Hakim Konstitusi yang bakal memeriksa perkara tersebut. “Pemeriksaan perkara bakal dilakukan oleh tiga Panel Majelis Hakim yang tiap-tiap terdiri atas tiga orang Hakim Konstitusi,” ujar Fajar di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Rabu (3/7/2019). Panel I terdiri atas Anwar Usman selaku ketua, bersama anggota Enny Nurbaningsih dan Arief Hidayat. Panel II diketuai oleh Aswanto, bersama anggota Saldi Isra dan Manahan M.P. Sitompul, serta untuk Panel III diketuai oleh I Dewa Gede Palguna, bersama anggota Suhartoyo, dan Wahiduddin Adams.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *