Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Donal Fariz Meminta KPK Mengawasi Pencalonan Ketua MPR

Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Donal Fariz Meminta KPK Mengawasi Pencalonan Ketua MPR

Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi proses lobi politik pencalonan Ketua MPR.

Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Donal Fariz Meminta KPK Mengawasi Pencalonan Ketua MPR

Menurutnya, penentuan Ketua MPR berpotensi mengakses ruang adanya politik transaksional.

Karena itu, ia pun meminta partai politik tak menyodorkan tokoh-tokoh yang terindikasi terlibat masalah korupsi.

“Penting upaya ini (pemilihan Ketua MPR) dimonitor oleh KPK.Taruhan Bola Ada potensi politik transaksional yang besar. Ini benar-benar amat mungkin untuk mengakses adanya jual membeli jabatan. KPK harus memonitoring lobi politik untuk Ketua MPR,” katanya di dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/7/2019).

Ia melihat kini posisi Ketua MPR jadi rebutan banyak partai politik.

Sebab, ia menilai komposisi kabinet udah menjadi penuh diperebutkan partai pendukung presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi).

“Bahkan bukan hanya koalisi pemenang, oposisi tertarik untuk menguasai MPR-1,” tuturnya.

Lebih lanjut, Donal menilai wajar banyak parpol lebih aktif untuk mengincar kursi MPR-1.

Ia menyatakan jadi pucuk pimpinan MPR bakal lebih gampang menuju kursi RI-1 di 2024.

“Kenapa ini jadi menarik? jadi menarik karena seolah-olah anak tangga menuju RI-1, berasal dari lebih dari satu pandang politisi seolah-olah MPR-1 jalur dekat menuju RI-1, karena targetnya di 2024 jadi RI-1,” pungkasnya.

Diketahui, posisi kursi Ketua MPR RI kini jadi incaran lebih dari satu partai politik.

Sebelumnya, PKB, Golkar dan Gerindra juga terang-terangan mengincar pucuk pimpinan MPR.

PDI Perjuangan yang udah pasti meraih posisi Ketua DPR RI juga menyatakan tak ada larangan Ketua DPR dan Ketua MPR dijabat berasal dari kader partai yang sama.

Dalam UU MD3 Pasal 427C, pimpinan MPR sesudah hasil Pemilu 2019 terdiri atas 1 ketua dan 4 wakil. Pimpinan dipilih berasal dari dan oleh bagian MPR di dalam satu paket yang berwujud tetap.

Tiap fraksi dan grup bagian sanggup mengajukan 1 orang bakal calon pimpinan MPR. Kemudian, pimpinan MPR dipilih secara musyawarah untuk mufakat dan ditetapkan di dalam rapat paripurna MPR.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *