KPK Menahan Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Dhamantra Dalam Persoalan Kasus Suap

KPK Menahan Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Dhamantra Dalam Persoalan Kasus Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghindar anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Dhamantra (INY) dalam persoalan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. Dhamantara ditahan dengan lima orang tersangka lain dalam persoalan yang sama.

KPK Menahan Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Dhamantra Dalam Persoalan Kasus Suap

“Penahanan dilaksanakan sepanjang 20 hari ke depan,” kata Juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta,Pasang Bola Jumat, 9 Agustus 2019.

Enam tersangka yang ditahan yaitu tiga berasal dari pihak penerima dan tiga berasal dari pihak pemberi suap.

Tiga penerima yaitu I Nyoman Dhamantra ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur, Mirawati Basri (MBS) orang keyakinan I Nyoman ditahan di Rutan Klas I Cabang KPK, dan Elviyanto (ELV) berasal dari unsur swasta ditahan di Rutan Klas I Cabang KPK.

Adapun tiga tersangka yang merupakan pemberi suap, yaitu Chandry Suanda (CSU) alias Afung ditahan di Rutan Klas I Cabang KPK, Doddy Wahyudi (DDW) berasal dari unsur swasta ditahan di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur, dan Zulfikar (ZFK) berasal dari unsur swasta ditahan di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur.

Dalam konstruksi perkara disebutkan bahwa permintaan fee berasal dari politikus PDIP itu dilaksanakan melalui Mirawati. Angka yang disepakati terhadap awalnya adalah Rp 3,6 miliar dan prinsip fee Rp 1.700 hingga Rp 1.800 berasal dari tiap-tiap kilogram bawang putih yang diimpor.

Duit imbal jasa berikut akan digunakan mengurus perizinan kuota impor 20 ribu ton bawang putih untuk lebih dari satu perusahaan, termasuk perusahaan yang dimiliki oleh Chandry alias Afung.

Dari permintaan fee Rp 3,6 miliar berikut telah terealisasi Rp 2,1 miliar. Setelah menyepakati metode penyerahan, Zulfikar mentransfer Rp 2,1 miliar ke Doddy. Kemudian Doddy mentransfer Rp 2 miliar ke rekening kasir money changer milik I Nyoman Dhamantra.

Uang Rp 2 miliar berikut direncanakan untuk digunakan mengurus Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih tersebut.

Sedangkan Rp 100 juta tetap berada di rekening Doddy yang akan digunakan untuk operasional pengurusan izin.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *