KSP Soal 3 Periode: Ada Agenda Tersembunyi Jerumuskan Jokowi

KSP Soal 3 Periode: Ada Agenda Tersembunyi Jerumuskan Jokowi

KSP Soal 3 Periode: Ada Agenda Tersembunyi Jerumuskan Jokowi

Kantor Staf Presiden (KSP) menilai wacana masa jabatan presiden tiga periode merugikan Presiden Joko Widodo. Mereka menilai tersedia agenda tersembunyi di balik isu perpanjangan masa jabatan presiden tersebut.
Pasang Bola
Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani menyatakan wacana ini telah bergulir sejak masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, tersedia sejumlah pihak yang kembali mengembuskan isu tersebut.

“Wacana selanjutnya kini diembuskan oleh lebih dari satu pihak bersama dengan agenda tersembunyi yang terhadap intinya mengidamkan menjerumuskan Presiden,” kata Jaleswari melalui keterangan tertulis, Senin (16/3).

Jaleswari menyebut pihak itu coba mengganggu stabilitas politik nasional. Dia juga menganggap, group yang mencuatkan isu ini hendak memecah konsentrasi Jokowi dan kabinet di dalam penanganan pandemi Covid-19.

Dia memastikan bahwa Jokowi menolak wacana tersebut. Bahkan, Jokowi merasa wacana masa jabatan tiga periode menampar wajahnya.

Menurut Jaleswari, Jokowi tidak berambisi untuk meningkatkan masa jabatan. Ia pun mengemukakan prinsip Jokowi terhadap amanat reformasi, yakni masa jabatan presiden maksimal dua periode.

“Presiden berkomitmen melindungi warisan reformasi. Hentikan menghembuskan wacana bahwa Presiden Joko Widodo berharap amandemen UUD 1945 untuk masa jabatan 3 (tiga) periode). Jangan mengganggu ketenangan masyarakat bersama dengan agenda yang tersembunyi,” ujarnya.

Sebelumnya, Dia mengklaim tersedia skenario meningkatkan masa jabatan presiden.

Tanpa menyatakan sumber, Amien menuding pemerintah bermanuver mengamankan seluruh instansi negara. Langkah itu, kata Amien, ditempuh untuk menyukseskan rancangan penambahan masa jabatan presiden.

“Saya berharap saudara sekalian terhadap bagian DPR, MPR, DPD, instansi tinggi negara yang lain, akankah kita biarkan, plotting rezim saat ini ini? Akan memaksa masuknya pasal agar sanggup dipilih ketiga kalinya itu? Ini dugaan saya, sanggup keliru. Kalau salah saya minta maaf,” kata dia melalui kanal Youtube khusus terhadap Sabtu (13/3).

Kunjungi Juga : Informasi Dunia Casino Online

Namun itu bukan kali pertama bergulir, Isu perpanjangan masa jabatan presiden telah sempat mengemuka terhadap medio akhir 2019 lalu.

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *