Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Syafii Kedatangan Amien Rais Di Kediamannya

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Syafii Kedatangan Amien Rais Di Kediamannya

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii bercerita soal kedatangan Amien Rais di kediamannya, Perum Nogotirto Gamping Sleman, terhadap Senin 29 Juli 2019. Buya Syafii sebelumnya dirawat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta sejak Selasa 23 Juli 2019.

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Buya Syafii Kedatangan Amien Rais Di Kediamannya

Beberapa tokoh sempat menjenguk Buya Syafii sementara di rumah sakit dan sesudah ia pulang ke rumahnya. Amien Rais adalah tidak benar satu tokoh yang menjenguk dirinya di rumah.BandarĀ  Bola “Ya selanjutnya menengok aku dia kemarin, malam jam sembilan-an datang,” ujar Buya Selasa, 30 Juli 2019.

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 1995-1998 itu menyambangi Buya kurang lebih satu jam. Namun Syafii enggan membeberkan obrolan apa yang dilakukannya bersama dengan Amien Rais.

“Pertemuan kawan lama biasa saja. Ada yang nyenggol politik, tersedia juga soal perbedaan perbedaan pandangan, ya sudah-sudahlah,” ujar Buya yang tak melanjutkan ceritanya soal pertemuan bersama dengan mantan Ketua MPR itu.

Hanya Buya tak membantah kalau tidak benar satu bahan obrolan bersama dengan Amien Rais sesungguhnya soal pemerintahan sementara ini. “Anda telah sadar lah, nggak usah aku ceritakan. Saya nggak sudi cerita (isi obrolan dengan) dia,” ujar Buya seraya tersenyum.

Buya mengakui kalau sejak pulang berasal dari rumah sakit itu, tamu tetap berdatangan ke rumahnya sampai maghrib.

Bahkan tersedia seorang kolonel kesatuan TNI Angkatan Darat berasal dari Mabes TNI di Cilangkap yang mengirim berbagai menu olahan kambing yang jadi kegemaran Buya. Khususnya menu tengkleng, atau sup berbahan tulang kambing khas Solo.

“Saya ngga begitu kenal bersama dengan dia, dia kirim tengkleng ke sini (rumah Buya) melalui Korem di sini,” ujar Buya.

Dengan kiriman olahan kambing itu, Buya Syafii tentu saja tak menikmati seutuhnya sebab masih dalam suasana pemulihan.

“Tengkleng itu enak, tetapi jangan lahap memakannya,” ujar Buya yang masih dapat teratur pemeriksaan kesehatan ke dokter itu.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *