PDI Perjuangan Siap Menjadi Jembatan Komunikasi Masyarakat Sumatera Barat

PDI Perjuangan Siap Menjadi Jembatan Komunikasi Masyarakat Sumatera Barat

PDI Perjuangan siap menjadi jembatan komunikasi bersama masyarakat Sumatera Barat, pada kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang merangkul seluruh elemen masyarakat Indonesia menjadi satu kesatuan. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebutkan hal itu setelah tiba di Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (28/7/2019), untuk menghadiri dan terhubung Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Sumatera Barat. Hasto Kristiyanto didalam kunjungannya ke Kota Padang, didampingi Wakil Sekjen PDI-P Ahmad Basarah, yang juga wakil ketua MPR RI.

PDI Perjuangan Siap Menjadi Jembatan Komunikasi Masyarakat Sumatera Barat

Menurut Hasto, Ahmad Basarah didalam kapasitasnya sebagai wakil sekjen PDI Perjuangan dan wakil ketua MPR RI, menjadi jembatan antara PDI Perjuangan bersama masyarakat Sumatera Barat. “Kepemimpinan Presiden Jokowi yang merangkul seluruh elemen masyarakat Indonesia agar menjadi satu, memerlukan jembatan komunikasi kebijakan politik. PDI perjuangan siap menjalankan manfaat itu,” katanya, dikutip berasal dari Antara. Hasto juga menyatakan, belum berhasilnya PDI Perjuangan menggapai nada tertinggi pada pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019 di Sumbar, menjadi tantangan bagi PDI Perjuangan ke depan.

Puji restoran Padang Setelah tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Hasto dan Basarah, dijemput oleh Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet, dan singgah makan siang di Rumah Makan Pauh Piaman, sebelum menuju ke lokasi Konferda

Usai nikmati makan siang, Hasto memperlihatkan mengajak masyarakat Indonesia untuk nikmati dan bangga bersama kuliner Nusantara, terlebih masakan padang, yang merupakan masakan asli bangsa Indonesia. “Restoran Padang tersebar di seluruh pelosok Indonesia hingga ke manca negara. Ini selamanya menyebabkan PDI Perjuangan berbangga. Cita rasa makanan padang luar biasa,” kata Hasto. Menurut dia, Presiden RI pertama Soekarno dan Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri telah merekomendasikan para kader PDI Perjuangan untuk bangga bersama masakan Nusantara, terlebih masakan padang, yang kaya aneka menu ikannya. “Ini menjadi jawaban atas kecukupan gizi dan protein rakyat Indonesia,” katanya.

Diakui Hasto didalam tiap tiap kunjungan ke daerah, kader PDI Perjuangan selamanya menyempatkan diri untuk nikmati makanan khas area tersebut. Di Rumah Makan Pauh Piaman yang memiliki lima menu khas yakni, gulai kepala ikan kakap, ayam panas, dendeng daging, kalio daging, dan ikan pangek padeh ini, Hasto Kristiyanto dan rombongan kelihatan nikmati sajian makanan khas di restoran tersebut. Hasto juga mengingatkan bahwa Presiden pertama RI Soekarno meninggalkan warisan yakni buku resep masakan “Mustika Rasa” yang memperlihatkan kepedulian Bung Karno kepada kuliner Nusantara.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *