Penyusunan Menteri Kabinet Jokowi-Maruf Sebagaimana Dirangkum

Penyusunan Menteri Kabinet Jokowi-Maruf Sebagaimana Dirangkum

Komposisi kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode kedua pemerintahannya bersama dengan Maruf Amin nanti masih jadi sorotan.

Penyusunan Menteri Kabinet Jokowi-Maruf Sebagaimana Dirangkum

Belum lama ini, Jokowi mengaku udah jadi terima nama-nama calon menteri untuk kabinet Jokowi-Maruf.

Menurut Jokowi, banyak nama alternatif yang masuk ke di dalam daftar calon menteri di dalam Kabinet Kerja Jilid II.

“Soal kabinet, waktu ini udah jadi masuk nama-nama.”

“Kita mengumpulkan pilihan, jadi memilihnya lebih mudah dikarenakan banyak alternatif,” katanya sehabis makan siang di Rumah Makan Mbah Karto, Sukoharjo, Minggu (23/7/2019), dikutip berasal dari Tribun Solo.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. dan cucunya, Jan Ethes, waktu tiba di Rumah Makan Ayam Goreng Mbah Karto Tembel , Sukoharjo, Minggu (28/7/2019) Jokowi mengaku mempersilahkan siapa saja yang ingin bersua dengannya, Dan menilai hubungannya bersama dengan SBY maupun partai Demokrat terjadi bersama dengan amat baik. (TribunSolo.com)
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. dan cucunya, Jan Ethes, waktu tiba di Rumah Makan Ayam Goreng Mbah Karto Tembel , Sukoharjo, Minggu (28/7/2019) Jokowi mengaku mempersilahkan siapa saja yang ingin bersua dengannya, Dan menilai hubungannya bersama dengan SBY maupun partai Demokrat terjadi bersama dengan amat baik. (TribunSolo.com) (TribunSolo.com/TribunSolo.com)
Jokowi pun masih belum memastikan siapa saja yang pantas membantunya selama lima tahun ke depan.

Di sisi lain, Jokowi tetap terima partai-partai pendukungnya.

Terbaru, Jokowi bersua bersama dengan pengurus Partai Bulan Bintang (PBB).

Berikut ikhtisar kabar terkini soal penyusunan menteri kabinet Jokowi-Maruf sebagaimana dirangkum, Kamis (1/8/2019):

1. PBB Tak Enak Minta Jatah Menteri

Pengurus PBB menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra datang didampingi 45 pengurus Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pimpinan Wilayah PBB.

“Pertemuan sifatnya silaturahmi saja bersama dengan Pak Presiden seusai pemilu dan pilpres. Pak Jokowi mengatakan terima kasih kepada PBB yang udah menunjang beliau dan termasuk keaktifan berasal dari kita seluruh di dalam sidang di MK. Alhamdulillah terjadi bersama dengan baik,” kata Yusril kepada wartawan seusai pertemuan.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra usai bersua bersama dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/8/2019). (seno)

Yusril menyebut pertemuan mirip sekali tidak menyinggung bisa saja kader PBB masuk ke di dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.

PBB hanya meyakinkan akan menunjang menyukseskan kepemimpinan Jokowi periode 2019-2024.

Namun, PBB tidak akan berharap bagian kursi menteri.

“Kami pun tidak sedap kecuali mesti menyodorkan suatu hal ya. Lebih baik bersifat pasif saja. Terserah Presiden, jadi Presiden akan memilih siapa akan menunjuk siapa, ya sudah,” kata Yusril.

“Kita mengetahui di PBB ini tersedia banyak tokoh yang amat pantas untuk masuk pemerintahan, untuk kabinet maupun jabatan-jabatan yang lain, jadi tidak spesifik, kita serahkan kepada ayah Presiden,” katanya.

Setelah Pilpres 2019, Presiden Jokowi menggelar pertemuan satu per satu bersama dengan parpol pendukung.

Jokowi sebelumnya udah bersua bersama dengan pengurus Golkar, Nasdem, PKB, PPP, Hanura, PSI, Perindo, dan PKPI.

2. PPP Tegaskan Maruf Amien Dilibatkan

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani mengatakan, Wakil Presiden terpilih Ma’ruf Amin pasti dilibatkan oleh Presiden Terpilih Joko Widodo di dalam penyusunan kabinet kerja periode 2019-2024.

“Tentu Pak KMA (Kyai Ma’ruf Amin) termasuk mengemukakan masukan yang diterima beliau kepada Pak Jokowi,” kata Arsul waktu dihubungi, Rabu (31/7/2019).

Arsul mengatakan, tak bisa saja Ma’ruf Amin tak dilibatkan di dalam penyusunan kabinet kerja.

Saat ini, kata Arsul, Presiden terpilih Jokowi masih di dalam tahap terima usulan calon-calon menteri.

“Pandangan yang lihat bahwa Kyai Ma’ruf tidak dilibatkan di dalam penyusunan kabinet adalah keliru. Saat ini soal kabinet itu Pak Jokowi baru terhadap tahap terima masukan atau usulan baik mengenai bersama dengan postur kabinet maupun calon menteri. Jadi masih polling inputs, belum dibahas lebih-lebih diputuskan,” ujarnya

Arsul meyakini, di dalam tahap pembahasan formasi kabinet kerja, Jokowi pasti mengajak Ma’ruf Amin dan partai-partai untuk membicarakan nama-nama calon menteri yang udah diusulkan.

“Saya percaya kecuali udah terhadap tahap pembahasan, maka baik Parpol maupun Wapres terpilih, pasti akan diajak rembukan oleh Pak Jokowi,” tuturnya.

3. PKPI Ajukan Sejumlah Nama

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ( PKPI) mengajukan sejumlah nama kadernya untuk mengisi kabinet Jokowi-Ma’ruf.

Nama-nama itu diajukan Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono waktu bersua Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/7/2019).

“Kami menangkap tanda yang amat positif udah diberikan oleh Bapak Presiden. Dan kita termasuk udah mempersiapkan kader-kader paling baik kita untuk berada di di dalam pemerintahan Pak Jokowi & Kiai Ma’ruf Amin,” kata Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan usai pertemuan.

“Nama-nama udah siap, ketum memperjuangkan, dan alhamdulillah Bapak Presiden mau mempertimbangkannya,” sambung Verry.

Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono bersama dengan kelompok musik Repvblik waktu mendeklarasikan bantuan Repvblik kepada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomer urut 01 di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019). Pada acara selanjutnya PKPI bersama dengan Repvblik sekaligus meluncurkan single yang berjudul Jokowi Pilihan Kita.(Tribunnews/Jeprima)
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono bersama dengan kelompok musik Repvblik waktu mendeklarasikan bantuan Repvblik kepada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomer urut 01 di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019). Pada acara selanjutnya PKPI bersama dengan Repvblik sekaligus meluncurkan single yang berjudul Jokowi Pilihan Kita.(Tribunnews/Jeprima) (Tribunnews/JEPRIMA)
Verry mengatakan, pihaknya menyerahkan semuanya kepada Presiden Jokowi untuk mengambil keputusan.

Sebab PKPI mengetahui pemilihan menteri semuanya hak prerogatif Presiden.

“Apapun hasilnya, kita bulat semuanya mendukung, tapi selalu gawat dan solutif untuk pemerintahan ini” kata Verry.

Dalam pertemuan itu, Ketua lazim PKPI Diaz Hendropriyono membawa 44 perwakilan pengurus nasional dan provinsi untuk bersilaturahmi segera bersama dengan Presiden Jokowi.

Pasca pilpres 2019, Presiden Jokowi menggelar pertemuan satu per satu bersama dengan parpol pendukungnya. Jokowi sebelumya udah bersua bersama dengan pengurus Golkar, Nasdem, PKB, PPP, Hanura, PSI, dan Perindo.

4. Dimungkinkan di Luar Partai Pendukung

Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan, kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin bisa saja diisi oleh kader di luar partai politik pendukung mereka terhadap Pilpres 2019.

Sebab, pembentukan kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi.

“Bisa pasti berasal berasal dari partai politik yang jadi pendukung dia. Tapi, bukan tidak bisa saja termasuk bisa beliau mengambil berasal dari luar partai pendukung,” ujar Akbar di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (28/7/2019).

Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tandjung di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Minggu, (28/7/2019)
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tandjung di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Minggu, (28/7/2019) (Taufik Ismail)
Menurut Akbar, Jokowi pasti akan memilih menteri cocok kualifikasi yang udah ditetapkan, seperti berpengalaman, berintegritas, punyai kekuatan manajemen, sampai bisa mengeksekusi program-program pemerintah.

Akbar menilai syarat-syarat yang ditetapkan Jokowi amat tepat.

“Saya kira itu alasan-alasan yang amat pas untuk merekrut seorang menteri. Dan pasti saja menteri yang dipercayai bisa memberi tambahan bantuan bagi suksesnya visi dan misi yang udah disampaikan oleh Pak Jokowi,” kata dia.

Saat ditanya soal kuantitas kursi menteri yang layak didapat Golkar sebagai pemenang kedua Pemilu 2019, Akbar tidak menjawab.

Dia menyerahkan hal itu semuanya kepada Jokowi.

“Kalau berasal dari segi jumlahnya, selalu kita percayakan semuanya kepada beliau dikarenakan itu hak prerogratifnya beliau,” ucap Akbar.

5. Pertimbangkan Aspek Profesionalitas

Wakil Presiden Terpilih Ma’ruf Amin meyakinkan bahwa segi profesionalitas akan jadi pertimbangan di dalam menyusun kabinet pemerintahan periode 2019-2024.

Ma’ruf mengatakan, tak sekedar mengakomodasi permintaan berasal dari parpol koalisi pendukung, nantinya kabinet termasuk akan diisi oleh orang-orang yang berlatarbelakang profesional non-parpol.

“Yang penting terwakili politik, kendati berasal dari politik termasuk profesional, bermakna politik dan non-politik itu kira-kira. Nah bisa 60:40, kata Pak Jokowi, bisa 50:50, bisa saja,” ujar Ma’ruf waktu ditemui seusai menghadiri acara milad ke-44 MUI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (27/7/2019).

Kendati demikian, Ma’ruf menyebutkan sampai waktu ini dirinya dan Presiden Terpilih Joko Widodo belum memilih nama-nama yang akan masuk di dalam kabinet.

Menurut dia, seluruh parpol koalisi dan relawan pendukung akan dimintai usulan nama-nama yang dinilai punyai kapasitas untuk duduk di dalam kabinet.

“Enggak belum (menentukan nama), baru mengumpulkan ya,” kata Ma’ruf.

6. Wishnutama Bantah Jadi Menteri

Tokoh pertelevisian Wishnutama Kusubandio berada satu mobil bersama dengan Presiden Joko Widodo waktu pergi menuju acara pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Namun, ia memperlihatkan hal itu tak bermakna dirinya serta-merta masuk ke di dalam daftar calon menteri di kabinet Jokowi.

“Enggak ada, enggak ada, udah pasti enggak ada,” kata Wishnutama waktu ditemui seusai acara.

Creative Director Opening Ceremony of Asian Games 2018, Wishnutama Kusubianto
Creative Director Opening Ceremony of Asian Games 2018, Wishnutama Kusubianto (Instagram/@wishnutama)
Ia mengaku tak pernah berandai-andai jadi menteri.

Karena itu, ia tak ingin membicarakan kemungkinannya masuk ke di dalam kabinet.

“Saya enggak punyai cita-cita jadi menteri. Passion aku (Anda) tahu, kurang lebih apa. Enggak usah aku jelasin,” ujar Wishnu.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *