Prabowo Memilih Berada Dalam Poros Oposisi Bila Politik Jokowi Tidak Seirama

Prabowo Memilih Berada Dalam Poros Oposisi Bila Politik Jokowi Tidak Seirama

Dewan Penasehat Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengutarakan barangkali Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berkoalisi atau rekonsiliasi didalam pemerintahan Presiden terpilih Joko Widodo. Prabowo mensyaratkan arah politik didalam pemerintahan Jokowi. “

 Prabowo Memilih Berada Dalam Poros Oposisi Bila Politik Jokowi Tidak Seirama

Kalau memang mesti betul betul untuk kedaulatan pangan, kedaulatan energi, kedaulatan air, memperkuat ketahanan bangsa, perbaikan kapabilitas militer lantas pro kepada rakyat dan pro pasal 33 tahun 1945 maka semua dapat dipertimbangkan jika mau rekonsiliasi,” kata Amien kala memaparkan hasil pertemuanya bersama dengan Prabowo di kediaman Anggota Dewan Pembina Gerindra Maher Algadri, Jakarta, Selasa, (16/7) malam.

Pertemuan Amien dan Prabowo berlangsung kira-kira 25 menit.Bandar Bola Beberapa hal diungkapkan Prabowo, terutama tentang arah politik ke depan dan pertemuannya bersama dengan Jokowi di Stasiun MRT pada Sabtu pekan lalu. Amien menyebutkan bila arah pemetaan kebijakan politik Jokowi tidak cocok bersama dengan yang dicanangkan Prabowo, maka Prabowo menentukan berada didalam poros oposisi yang bertanggung jawab dan demokratis.

Sikap politik Gerindra itu baru akan ditentukan usai pertemuan bersama dengan jajaran Dewan Pembina Partai Gerindra Rabu, (17/7) malam. “Kita tunggu saja hasil dari Dewan Pembina Gerindra itu,” kata Amien. Amien menganjurkan mesti tersedia oposisi yang tangguh di kursi parlemen. Dia berkeinginan empat patai yang sebelumnya menopang pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membentuk barisan oposisi yang tangguh untuk pemerintah.

Jadi enggak usah lantas secara perlu mesti dipertahankan terus dibela mati matian. Tapi semua berlangsung layaknya roda berputar jadi ini ringan – ringan sajalah,” katanya. Terdapat empat partai politik yang dulu menopang Prabowo-Sandi didalam Pilpres 2019 yakni Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat. Saat ini, cuma PKS yang menunjukkan menentukan sebagai oposisi

Amien termasuk memaparkan Prabowo menyebutkan didalam pertemuannya bersama dengan Jokowi pada Sabtu pekan lalu di Stasiun MRT Jakarta mirip sekali tidak membahas tentang potensi bagian bagian kursi kabinet. “Pertemuan bersama dengan Pak Jokowi 13 Juli tempo hari itu mirip sekali tidak berdiskusi, bermusyawarah, rubah pikiran, tentang power sharing, tentang bagian kursi, tentang hal-hal yang barangkali kami sangka udah terjadi,” kata Amien. Pertemuan berikut cuma untuk mendinginkan situasi sosial politik di masyarakat. “Jadi cuma benar-benar pertemuan dua tokoh yang intinya supaya tidak tersedia lagi cebong dan kampret supaya yang tersedia tinggal cebong bersayap, berarti udah akur,” ujar Amien.

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *