Rekam Jejak Fedrik, Jaksa yang Tangani Kasus Novel Baswedan

Beskal Penggugat Biasa yang menanggulangi permasalahan Roman Baswedan, Robertino Fedrik Adhar Syaripuddin tewas bumi pada Senin( 17 atau 8). Fedrik diucap tewas bumi sebab komplikasi penyakit gula.

Dari data di web Kejaksaan, Fedrik ialah beskal yang bekerja di Kejaksaan Negara Jakarta Utara. Laki- laki kelahiran 37 tahun kemudian itu celus dalam pemilahan beskal semenjak 2013.

Dalam masalah Roman, Fedrik menuntut pelakon penyiraman air keras satu tahun bui. Desakan yang ditaksir khalayak sangat enteng itu memanen polemik sampai berekor pada pencarian rekam jejak Fedrik di alat sosial.

Belum lama, unggahannya di alat sosial juga jadi viral. Fedrik kedapatan memakai benda elegan. Dalam potret- potret di account alat sosial, Fedrik nampak difoto dengan tas bermerk serta mobil elegan.

Unggahannya itu juga tiba- tiba memanen kritik dari netizen. Benda yang dipamerkan Fedrik ditaksir tidak cocok dengan pendapatannya bagaikan beskal.

Diambil dari web Informasi Harta Kekayaan Eksekutor Negeri( LHKPN) KPK, Fedrik terakhir memberi tahu LHKPN pada 31 Desember 2018. Kekayaannya dikala itu menggapai Rp5, 8 miliyar.

Unggahan itu juga membuat Komisi Kejaksaan turut berperan. Pada Juni kemudian, Komjak mengatakan akan memanggil Fedrik buat menjelaskan unggahan itu.

Fedrik dapat dijatuhi ganjaran bila teruji melanggar determinasi prinsip sikap beskal serta peraturan beskal agung mengenai pola hidup simpel, tercantum pula isyarat etik pekerjaan beskal.

Tetapi belum terdapat perkembangan lagi terpaut pemanggilan Fedrik.

Saat sebelum menanggulangi masalah Roman, Fedrik tercantum salah satu dari 13 regu beskal yang menanggulangi masalah penistaan agama Basuki Tjahaja Badar nama lain Ahok pada 2016.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *