Sampaikan Temuan Penting ke Mahfud Md Senin TGPF Intan Jaya Selesai Bekerja

Sampaikan Temuan Penting ke Mahfud Md Senin TGPF Intan Jaya Selesai Bekerja

Regu Kombinasi Pelacak Kenyataan( TGPF) yang dibangun Menko Polhukam Mahfud Md kesimpulannya menuntaskan kewajiban buat menyelidiki penembakan Pendeta Yeremia Zanambani di Papua. Hasil analitis TGPF hendak di informasikan ke Menko Polhukam Mahfud Md pada Senin esok.

” Regu TGPF ini berakhir pas pada waktunya, yang awal dalam 14 hari, setelah itu diperpanjang 3 hari, serta pada bertepatan pada 17 Oktober ini cocok antara durasi yang telah berakhir. Ada pula hasilnya ini esok kita hendak memberikan pada Ayah Menko, serta Ayah Menko sendiri pada hari Senin, ialah hari kegiatan, hendak di informasikan. Buat waktunya hendak diinformasikan lebih lanjut,” tutur Sesmenko Polhukam Letjen Tentara Nasional Indonesia(TNI) Tri Soewandono dalam rapat pers virtual, Sabtu( 17 atau 10 atau 2020).

Sedangkan itu, Pimpinan TGPF Intan Berhasil Benny Mamoto mengantarkan perkataan dapat kasih atas keyakinan yang sudah diserahkan pada timnya. Benny berkata TGPF sudah dibangun dengan representasi dari akademisi, TNI- Polri, sampai figur agama serta warga.

” Kita seluruh ketahui suasana ajang di Papua, kita seluruh ketahui mengenai suasana di Papua. Tetapi nyatanya Ayah Menko sudah menata regu dari representasi akademisi, figur agama, figur warga, kepolisian, Tentara Nasional Indonesia(TNI), kejaksaan, setelah itu dari Polhukam sendiri. Nyatanya komitmen yang tercampur dalam regu ini yang sedemikian itu besar keras serta penuh antusias seperti itu yang membuat 14 hari dapat dengan padat,” tuturnya.

” Kita jalani bermacam aktivitas dalam bagan menggapai sasaran gimana mengakulasi data alun- alun, gimana cross- check data, gimana kita beraudiensi dengan para figur agama serta figur warga buat membuat jelas insiden ini,” sambungnya.

Dikabarkan tadinya, golongan pidana bersenjata( KKB) di Intan Berhasil, Papua, kembali beraksi. Kali ini kaum Regu Kombinasi Pelacak Kenyataan( TGPF) Intan Berhasil yang dipandu Pimpinan Setiap hari Kompolnas Irjen( Purn) Benny Mamoto yang jadi korbannya.

Korban penembakan awal merupakan Satgas Apter Hitadipa, Sertu Faisal Akbar, yang hadapi cedera bertembakan di pinggang serta dalam situasi siuman. Satu korban lain yakni dosen UGM yang masuk ke dalam TGPF, Bambang Purwoko, yang dikala ini pula dalam situasi siuman. Bambang hadapi cedera bertembakan di pergelangan kaki kiri serta pergelangan tangan kiri.

Penembakan terjalin di wilayah Desa Mamba Dasar, Area Hitadipa, Intan Berhasil, jam 15. 30 Waktu indonesia timur(WIT). Dikala itu TGPF lagi kembali dari Area Hitadipa mengarah Sugapa.

” Kita penegak hukum, bukan kita yang melaksanakan pendekatan. Kita hendak buru lalu pelakunya,” ucap Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw di Timika, Papua, Sabtu( 10 atau 10).

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *