TNI Siap Tindak Tujuan FPI Yang Sebenarnya Ungkap Gatot

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo mengomentari langkah Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang memerintahkan prajuritnya menurunkan baliho bergambar pimpinan ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Mantan panglima TNI berikut mengatakan, tidak ada alasan bagi TNI bermusuhan dengan FPI.

“Apapun alasannya, TNI tidak barangkali bermusuhan dengan FPI,” kata Gatot dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Kamis (26/11).

Gatot menilai, FPI maupun Rizieq Shihab merupakan warga negara yang dilindungi hukum. Kecuali FPI telah dinyatakan sebagai organisasi yang dilarang di Indonesia.

“Kecuali disampaikan bahwa FPI esktrim kanan yang dilarang di Indonesia nah itu baru bermusuhan. Kalau tidak, tidak ada alasan,” ujarnya.

Ia menganggap, apa yang dilakukan Pangdam Jaya tidak mewakili TNI secara keseluruhan. Dia menegaskan, TNI memerlukan rakyat dan masih dengan dengan rakyat.

“Jadi aku ulangi tolong pisahkan pada yang dilakukan Pangdam Jaya itu tidak mewakili TNI seluruhnya. Termasuk termasuk dilakukan oleh Koop di petamburan dengan manfaatkan kendaraan taktis itu pun serupa tidak boleh, tidak boleh manfaatkan kendaraan taktis dalam situasi damai ini,” tuturnya.
Bandar Taruhan
Kendati demikianlah dirinya enggan menyalahkan pihak manapun dalam moment tersebut. Sebab TNI sesungguhnya diperbolehkan berikan pertolongan kepada kepolisian RI dan Pemerintah Daerah pada era damai.

Selain itu dalam pelibatan pertolongan dalam situasi tertata sipil, TNI tidak diperbolehkan manfaatkan alutsista untuk tempur. Namun sebagian kendaraan TNI seperti pesawat angkut, kapal tempat tinggal sakit, kapal angkut, truk boleh digunakan. Gatot tidak sanggup langsung menjustifikasi Pangdam Jaya keliru atau tidak.

“Kita melihat saja jikalau itu perintah Panglima TNI atau Presiden tidak sanggup disalahkan Pangdam tapi jikalau tidak perintah kami menunggu saja ada teguran atau tidak,” ucapnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *